Saat melakukan instal ulang Windows atau mengatur hard disk dan SSD, Anda mungkin pernah menemukan istilah MBR dan GPT. Keduanya merupakan jenis tabel partisi yang digunakan untuk mengatur penyimpanan pada komputer.
Meski terlihat mirip, MBR dan GPT memiliki beberapa perbedaan penting yang perlu diketahui, terutama saat proses instalasi sistem operasi.
Apa Itu MBR dan GPT?
MBR (Master Boot Record) dan GPT (GUID Partition Table) adalah dua jenis metode partisi pada hard disk maupun SSD.
MBR biasanya digunakan pada sistem lama yang masih memakai BIOS Legacy, sedangkan GPT digunakan pada sistem modern yang sudah mendukung UEFI.
Perbedaan MBR dan GPT
1. Dukungan Sistem Boot
- MBR menggunakan BIOS Legacy
- GPT menggunakan UEFI
Saat ini sebagian besar laptop dan motherboard terbaru sudah menggunakan mode UEFI sehingga GPT lebih sering digunakan.
2. Kapasitas Penyimpanan
MBR hanya mendukung kapasitas disk maksimal sekitar 2 TB.
Sedangkan GPT mampu mendukung kapasitas penyimpanan jauh lebih besar dari 2 TB.
3. Jumlah Partisi
MBR hanya mendukung:
- Maksimal 4 partisi primer
Sementara GPT mendukung:
- Hingga 128 partisi primer
Karena itu GPT lebih fleksibel untuk kebutuhan modern.
4. Keamanan Data
GPT memiliki sistem perlindungan data dan backup tabel partisi yang lebih baik dibanding MBR.
Hal ini membuat GPT lebih aman dan lebih stabil dalam jangka panjang.
Kapan Harus Menggunakan GPT?
GPT sangat disarankan jika:
- Menggunakan Windows 10 atau Windows 11
- Menggunakan SSD modern
- Menggunakan UEFI
- Memiliki hard disk di atas 2 TB
Sedangkan MBR masih cocok untuk:
- Komputer lama
- Sistem BIOS Legacy
- Kompatibilitas tertentu
Cara Mengetahui Hard Disk Menggunakan MBR atau GPT
Berikut beberapa cara mudah untuk mengecek jenis partisi yang digunakan.
1. Menggunakan Command Prompt
Langkah-langkah:
- Tekan tombol Windows + R
- Ketik cmd lalu tekan Enter
- Ketik perintah berikut:
diskpart
Kemudian ketik:
list disk
Nantinya akan muncul daftar disk pada komputer.
Jika terdapat tanda bintang (*) pada kolom GPT, berarti hard disk menggunakan GPT. Jika kosong, berarti masih menggunakan MBR.
2. Menggunakan Disk Management
Cara berikutnya:
- Klik kanan Start Menu
- Pilih Disk Management
- Klik kanan pada disk
- Pilih Properties
- Masuk ke tab Volumes
Pada bagian "Partition Style" akan terlihat apakah menggunakan:
- Master Boot Record (MBR)
- GUID Partition Table (GPT)
3. Menggunakan Software Partition Manager
Anda juga bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti:
- AOMEI Partition Assistant
- EaseUS Partition Master
- MiniTool Partition Wizard
Software tersebut biasanya menampilkan jenis partisi dengan lebih mudah dipahami.
4. Cara Cek MBR atau GPT di MacOS
Untuk pengguna Mac:
- Buka Finder
- Pilih Applications
- Masuk ke Utilities
- Buka Disk Utility
Pilih drive yang ingin dicek lalu klik Info.
Informasi partisi akan muncul pada bagian:
Partition Map Scheme
Kesimpulan
MBR dan GPT merupakan dua jenis tabel partisi dengan fungsi yang sama namun memiliki kemampuan berbeda.
Secara umum:
- MBR cocok untuk sistem lama
- GPT lebih modern, aman, dan mendukung kapasitas besar
Untuk pengguna laptop dan PC terbaru, GPT menjadi pilihan yang lebih direkomendasikan karena kompatibel dengan sistem UEFI dan Windows modern.
```

Posting Komentar